Remaja Masjid Raya Taluk

Lintaubuo Tanah Datar

Jumat, 26 Februari 2010

Remaja Masjid Menghadapi UN


Remaja Masjid Menghadapi UN

Sebagai orang beriman kita percaya bahwa Allah SWT tidak akan membebani seseorang dengan ujian di luar kemampuannya. Jadi setiap kita ditimpa tubuh yang sakit, kehilangan orang yang dicintai, sempitnya rezeki, dan sebagainya semuanya adalah ujian yang pasti tidak akan diberikan Allah SWT di atas kemampuan manusia. Karena itulah bila ujian menimpa manusia

yang beriman tidak perlu menghadapinya dengan gelisah, was-was, cemas, dan prilaku negatif lainnya. Itu tandanya Allah SWT akan menaikkan kelas kita di antara manusia. Mungkin dari dulunya termasuk kelas manusia beragama Islam naik tingkat menjadi manusia beriman atau naik kelas menjadi manusia yang bertaqwa.

Ujian Nasional merupakan ujian yang berasal dari manusia. Manusia itu mulai dari anggota DPR yang menyususn UU Sistem Pendidikan Nasional, presiden, menteri pendidikan sampai pada guru-guru di kelas. Sebagai manusia tentu mereka-mereka tersebut bersifat khilaf. Begitu juga ketika mereka memberikan ujian-ujian tentu tidak sama dengan ujian-ujian yang diberikan Allah SWT. Manusia tidak akan pasti tahu batas-batas kemampuan manusia lainya dalam hal ini pelajar. Dan kurang eloklah sesama manusia menciptakan ujian terhadap sesama manusia, yang mengakibatkan munculnya kasus bunuh diri karena gagal UN, membeli secara haram bocoran jawaban UN, dan pakai dukun agar sukses UN.

Karena itulah pelajar, khususnya Remaja Masjid harus, mau tak mau, berjihad menghadapi ujian. Tak hanya dalam menghadapi UN, menuntut ilmu bagi Remaja Masjid merupakan suatu jihad di jalan Allah. Balasan bagi orang yang berjihad adalah syurga dengan bidadarinya. Lolos UN bagi Remaja Masjid merupakan bukan prioritas utama untuk datang ke sekolah. Prioritas utama Remaja Masjid ke sekolah adalah untuk mencari ilmu karena Allah. Bukan karena ingin sukses UN, bukan karena mencari kemasyuran dengan dapat juara umum ataupun karena keinginan masuk keperguruan tinggi tertentu. Sebab bila seorang muslim mencari ilmu bukan karena Allah balasannya adalah tempat tinggal di neraka. Ini sesuai dengan hadits Nabi SAW.

Jika orang lain mencari ilmu karena kepentingan dunia, maka Remaja Masjid mencari ilmu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sebab dengan keyakinan seperti inilah seorang muslim akan diberi hidayah dan kekuatan oleh Allah SWT. Jika Allah SWT telah menolong hambanya maka tidak ada satupun yang dikhawatirkan dalam menuntut ilmu. (bersambung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar